Bagi Kamu Lulusan Farmasi, Mau Tahu Syarat Izin Apoteker?

Apoteker ialah sebuah profesi dengan ketentuan syarat izin apoteker yang memiliki tanggung-jawab terhadap obat baik sintetik ataupun herbal untuk tujuan kesehatan manusia  dimulai dengan mendesain obat, melakukan produksinya, serta mendistribusikan, apoteker juga berperan untuk mengawasi apakah obat yang diresepkan oleh dokter telah sesuai standar dan berkualitas serta aman bagi pasien, apoteker dapat melakukan konsultasi dengan pasien untuk menjelaskan efek samping obat. Bertugas pula melakukan penghitungan dosis obat yang khusus per individual terutama bayi, anak-anak, geriarti, dan penyakit tertentu. Lalu memiliki peran salah satu peran yang paling penting adalah penelitian tentang obat, sehingga obat selalu berkembang untuk meningkatkan kesehatan masyarakat melalui bukti-bukti yang ilmiah.

 

Dilansir dari laman Hukum online, maka Apoteker ialah Sarjana Farmasi, sehingga ketentuannya masih mengacu pada Permenkes 889/2011 dan Permenkes 31/2016. Apoteker yang ada di apotek yang memiliki 3 (tiga) peranan, terutama yang berkaitan langsung dengan pasien, yaitu sebagai profesional, manager, dan retailer.

Bagi kamu yang baru lulus dari jurusan farmasi, mau tahu mengenai syarat izin apoteker? Inilah beberapa persyaratan yang mengatur izin apoteker berdasarkan laman resmi Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi DKI Jakarta.

  1. Surat Permohonan dimana surat tersebut didalamnya terdapat pernyataan kebenaran dan keabsahan dokumen dan data di atas kertas bermaterai Rp 6.000
READ  Bagaimana Ciri-Ciri  Dan Informasi Umum Penyakit Hiperparatiroidisme Primer?

Surat permohonan ini tentunya sangat penting teman-teman karena dengan adanya surat dokumen ini, kamu telah menyetujui bahwa data yang kamu masukkan merupakan data yang benar dan absah serta dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya secara hukum karena tertulis di atas kertas bermaterai Rp 6.000

  1. Adanya identitas pemohon/penanggung jawab

Bagi kamu yang hendak mendaftar menjadi apoteker maka kamu harus memenuhi syarat izin apoteker berupa kepemilikan terhadap identitas diri yang terdiri dari KTP dan KK.

  1. Surat Kuasa

Syarat izin apoteker yang dikusakan maka wajib memiliki surat kuasa di atas kertas bermaterai Rp 6.000 serta KTP orang yang diberi kuasa

  1. Permohonan SIPA

Bagi yang mengajukan permohonan SIPA pada fasilitas layanan kefarmasian maka memerlukan SIPA kesatu untuk permohonan SIPA kedua, serta melampirkan SIPA Kesatu dan kedua untuk permohonan SIPA ketiga.

  1. Syarat Permohonan SIPA
READ  Hal yang Harus Dipersiapkan untuk Periksa ke Dokter Spesialis

Apabila kamu merupakan pemohon untuk SIPA di fasilitas pelayanan kefarmasian maka memerlukan surat pernyataan mempunyai tempat praktik profesi atau surat keterangan dari pimpinan fasilitas pelayanan kefarmasian yang menyatakan bekerja di fasilitas layanan tersebut. Sedangkan apabila permohonan SIPA diajukan pada fasilitas kefarmasian seperti fasilitas produksi/penyaluran maka harus mencantumkan surat keterangan dari pimpinan fasilitas kefarmasian (fasilitas produksi/penyaluran) yang menyatakan bekerja di fasilitas layanan tersebut serta mencantumkan surat persetujuan dari atasan langsung bagi apoteker yang akan melaksanakan pekerjaan kefarmasian di fasilitas kefarmasian.

  1. Surat Rekomendasi

Lulusan jurusan farmasi untuk memenuhi syarat izin apoteker juga wajib menyertakan surat rekomendasi dari organisasi profesi Ikatan Apoteker Indonesia sesuai tempat praktik.

  1. Ijazah Apoteker

Syarat izin yang paling utama yaitu membawa ijazah apoteker, dengan membawa ijazah apoteker berarti kamu telah secara resmi menuntut ilmu apoteker yang memiliki tanggung jawab tertentu.

  1. Pas foto dan izin sarana/BAPT
READ  Mengenal Beragam Jenis-Jenis Penyakit Infeksi Virus

Pas foto yang dilampirkan ialah pas foto berwarna terbaru ukuran 4×6 sebanyak tiga lembar serta izin sarana/BAPT untuk berpraktik atau bekerja di sarana.

 

Itulah beberapa syarat izin apoteker yang tercantum. Selain mengacu pada hal tersebut, laman Hukum Online juga menjelaskan cara memperoleh Surat Tanda Registrasi Apoteker yang berpedoman pada Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2014 tentang Tenaga Kesehatan dengan syarat diantaranya  memiliki bentuk fisik dari ijazah Apoteker, memiliki keberadaan sertifikat kompetensi profesi, memiliki surat pernyataan telah mengucapkan sumpah/janji Apoteker. Hingga adanya surat keterangan sehat fisik dan mental dari dokter dengan surat izin praktik, jangan lupa pula untuk membuat pernyataan akan mematuhi dan melaksanakan ketentuan etika profesi.

 

           Sumber gambar : https://apotekeranda.com